BOCA Net Cafe: Film Spesial

468x60 ads

.



Cari Di Sini

Showing posts with label Film Spesial. Show all posts
Showing posts with label Film Spesial. Show all posts

Sang Murabbi


Sangmurabbi.com. Film ini berkisah tentang perjalanan dakwah Ustadz Rahmat Abdullah. Berawal dari persepsi positif Ustadz Rahmat muda tentang profesi guru, yang merupakan rekfleksi cita-citanya saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Setiap kali ditanya orang, apa cita-citanya, ia akan menjawab dengan mantap: menjadi guru!
Persepsi itu kemudian menjadi elan vital yang menggerakkan seluruh energi hidup Ustadz Rahmat, ketika ia menimba ilmu di pesantren Asy Syafiiyah di bawah asuhan KH Abdullah Syafii. Bakat besar dan pemikirannya yang brilian, menjadikan Ustadz Rahmat dikagumi oleh setiap orang, terutama gurunya, KH Abdullah Syafii, yang menjadikan Ustad Rahmat muda sebagai murid kesayangannya.
Ustadz Rahmat muda mulai merintis kariernya sebagai guru selulus dari Asy Syafiiyah. Selain di almamaternya, ia juga mengajar di sekolah dasar Islam lainnya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Perjalanan karier yang dipilihnya itu kemudian mempertemukannya dengan guru keduanya, Ustadz Bakir Said Abduh yang mengelola Rumah Pendidikan Islam (RPI). Melalui ustadz lulusan pergururan tinggi di Mesir itu, Ustadz Rahmat banyak membaca buku-buku karya ulama Ikhwanul Muslimin, salah satunya adalah buku Da’watuna (Hasan Al-Bana) yang kemudian ia terjemahankan menjadi Dakwah Kami Kemarin dan Hari Ini (Pustaka Amanah).
Situasi ini, membuat potensi bakat Ustadz Rahmat Abdullah melejit dengan banyaknya referensi bacaan yang ia konsumsi, mulai dari kitab Arab klasik yang sudah sulit dicari, sampai buku-buku sastra dan budaya. Ia pun dikenal sebagai dai yang lengkap, karena tidak cuma menguasai ilmu-ilmu Islam yang “standard” tetapi juga persoalan-persoalan kontemporer.
Potret paripurna kedaian Ustadz Rahmat terlihat ketika ia membina para pemuda di lingkungan rumahnya di kawasan Kuningan. Ustadz Rahmat menggunakan pendekatan yang masih sangat langka di kalangan dai, yaitu dengan grup teater yang didirikannya. Para pemuda itu diasuhnya dalam organisasi bernama Pemuda Raudhatul Falah (PARAF) yang menghidupkan masjid Raudhatul Falah di bilangan Kuningan dengan kegiatan-kegiatan keislaman.
Pementasan grup teater binaan Ustadz Rahmat muda itu mendapat sambutan yang baik dari masyarakat. Salah satunya adalah pementasan berjudul Perang Yarmuk. Pada pementasan inilah, Ustadz Rahmat dan para pemuda PARAF harus berhadapan dengan aparat yang mencoba membubarkan pementasan.
Akibat pementasan itu, Ustadz Rahmat dikenai wajib lapor. Tapi, hingga hari ini, Ustadz Rahmat tidak pernah mau meladeni aturan yang menindas kebebasan itu.
“Saya tidak akan pernah datang ke kantor kalian,” kata Ustadz Rahmat kepada Suryo, seorang aparat yang bertugas menyatroninya. “Kalau ibu saya yang memanggil, baru saya mau datang.”
Keteguhan pada prinsip dan ketegasan sikapnya itulah yang membuat Suryo ngeper. Hingga bertahun kemudian keteguhan dan ketegasan itu tetap terpelihara dengan baik, meski Almarhum harus terlibat dalam wasilah (sarana) dakwah bernama partai. Ia tetap dikenal sebagai guru ngaji, inspirator kaum muda yang progresif dan berpikiran jauh ke depan. Undangan daurah satu ke daurah yang lain tetap disambanginya. Tak ada yang berubah, termasuk ciri khas yang menjadi warisan dari kedua orang tuanya yang mulia: kesederhanaan.
Ustadz Rahmat memang berada di jenjang tertinggi partai, serta terpilih pula sebagai wakil rakyat di DPR pusat. Namun, ia kerap dipergoki sedang menyetop bus kota untuk mendatangi sebuah undangan. Ia kerap terlihat jalan kaki untuk jarak yang cukup jauh. Tak ada yang berubah, karena ia sadar betul bahwa langkah itulah yang dimulainya dulu sebagai permulaan di jalan dakwah.
Hingga akhirnya, di sebuah hari yang sibuk dan berat, Ustadz Rahmat merasakah tanda-tanda kesehatannya terganggu. Namun, rasa tanggung jawabnya yang besar terhadap amanah dakwah, membuat ia tak begitu mempedulikan tanda-tanda itu.
Ia masih terlibat dalam sebuah syuro penting. Lalu, saat adzan berkumandang dan ia beranjak untuk memenuhi panggilan suci itu, ia berjalan ke tempat wudhu. Saat berwudhu, tanda-tanda itu makin kuat, menelikung pembuluh darah di bagian lehernya. Ia coba untuk menyempurnakan wudhunya, tapi rasa sakit yang merejam-rejam kepalanya membuatnya limbung.
Disaksikan oleh Ustadz Mahfudzi, salah seorang muridnya, Ustadz Rahmat nyaris terjatuh. Ustadz Mahfudzi cepat memapahnya, lalu mencoba menyelamatkan situasi. Tetapi Allah lebih sayang kepada Ustadz Rahmat Abdullah. Innalillahi wa innailaihi raaji’uun…Syaikhut Tarbiyah itu meninggalkan kita dengan senyum yang amat tulus…hujan air mata dari seluruh pelosok tempat mengiringi kepulangan beliau.
Pastinya film ini sangat saya nanti-nanti……semoga berjalan sesuai rencana….ada bagian dari percakapan film ini yang saya sukai….dan adek2pun tersenyum ketika menyaksikanya…
“Tapi afwan ya bi, jangan marah. Saya masih bingung besok masak apa. Uang yang abi kasih udah abis. “ “mmhm…Kalau uang udah abis, kita minta aja lagi sama Allah”
“Kan Allah kasihnya sama abi, jadi saya mintanya sama abi”
“Kalau uang udah abis Nai, itu berarti rejeki udah mo datang lagi. Kayak sumur aja. Kalau sumurnya kering, berarti ujan udah mo datang. “
“Abi lagi gak punya uang ya ?”

Bismillah Aku Mencintaimu

Bismillah Aku Mencintaimu.jpg
Lafalkanlah Bismillahirrahmaanirrahiim dengan tulus, maka Allah akan menyertai langkah dan niat baik kita.
Inilah yang mengikat hati Egi (Gilbert Marciano) pada Fatimah (Ghea D'Syawal). Sebuah insiden memilukan membawa Egi, menghadapi takdir untuk bertemu dengan sosok Fatimah yang 180 derajat berbeda latar belakang kehidupannya.
Egi adalah individu yang bicara dan sikapnya pahit, urakan dan kasar serta terjerat fatamorgana narkoba. Sementara Fatimah adalah seorang putri kepala Pesantren yang santun, peka dan lembut, dan sangat meyakini bahwa yang terpenting adalah bahwa Allah menyertai hidupnya.
Lingkungan pesantren tempat Egi bersembunyi menggunakan identitas palsu , dan interaksinya dengan Fatimah di satu titik membuat Egi luruh pada makna lafal Bismillah. Termasuk, pada saat Egi berusaha untuk menyampaikan penemuan hatinya , mengutip kata kata bijak yang selalu disampaikan secara manis namun mendalam oleh Fatimah selama Egi berada di lingkungan pesantren tersebut.Lafal Bismillah dari Egi yang terakhir, diucapkan di momen kehidupan paling tragis yang pernah dialami Fatimah.
Karena, lafal tersebut diucapkan Egi, dalam bentuk Bismillah, Aku Mencintaimu

Sang Kiai

SangKiai2014.jpg
Pendudukan Jepang ternyata tidak lebih baik dari Belanda. Jepang mulai melarang pengibaran bendera merah putih, melarang lagu Indonesia Raya dan memaksa rakyat Indonesia untuk melakukan Sekerei (menghormat kepada Matahari). KH Hasyim Asyari sebagai tokoh besar agamis saat itu menolak untuk melakukan Sekerei karena beranggapan bahwa tindakan itu menyimpang dari aqidah agama Islam. Menolak karena sebagai umat Islam, hanya boleh menyembah kepada Allah SWT. Karena tindakannya yang berani itu, Jepang menangkap KH Hasyim Asyari.
KH Wahid Hasyim, salah satu putra beliau mencari jalan diplomasi untuk membebaskan KH Hasyim Asyari. Berbeda dengan Harun, salah satu santri KH Hasyim Asyari yang percaya cara kekerasanlah yang dapat menyelesaikan masalah tersebut. Harun menghimpun kekuatan santri untuk melakukan demo menuntut kebebasan KH Hasyim Asyari. Tetapi harun salah karena cara tersebut malah menambah korban berjatuhan.
Dengan cara damai KH Wahid Hasyim berhasil memenangkan diplomasi terhadap pihak Jepang dan KH Hasyim Asyari berhasil dibebaskan. Ternyata perjuangan melawan Jepang tidak berakhir sampai disini. Jepang memaksa rakyat Indonesia untuk melimpahkan hasil bumi. Jepang menggunakan Masyumi yang diketuai KH. Hasyim Asy'ari untuk menggalakkan bercocok tanam. Bahkan seruan itu terselip di ceramah sholat Jum'at. Ternyata hasil tanam rakyat tersebut harus disetor ke pihak Jepang. Padahal saat itu rakyat sedang mengalami krisis beras, bahkan lumbung pesantren pun nyaris kosong. Harun melihat masalah ini secara harfiah dan merasa bahwa KH. Hasyim Asy'ari mendukung Jepang, hingga ia memutuskan untuk pergi dari pesantren.
Jepang kalah perang, Sekutu mulai datang. Soekarno sebagai presiden saat itu mengirim utusannya ke Tebuireng untuk meminta KH HAsyim Asyari membantu mempertahankan kemerdekaan. KH Hasyim Asyari menjawab permintaan Soekarno dengan mengeluarkan Resolusi Jihad yang kemudian membuat barisan santri dan masa penduduk Surabaya berduyun duyun tanpa rasa takut melawan sekutu di Surabaya. Gema resolusi jihad yang didukung oleh semangat spiritual keagamaan membuat Indonesia berani mati.
Di Jombang, Sarinah membantu barisan santri perempuan merawat korban perang dan mempersiapkan ransum. Barisan laskar santri pulang dalam beberapa truk ke Tebuireng. KH Hasyim Asyari menyambut kedatangan santri- santrinya yang gagah berani, tetapi air mata mengambang di matanya yang nanar.

Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2

Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2.jpg
Lord Voldemort mengambil Elder Wand kuat dari kuburan Albus Dumbledore . Setelah mengubur Dobby , Harry Potter meminta bantuan goblin Griphook , Ron , dan Hermione masuk ke lemari besi Bellatrix Lestrange di Gringotts Bank , mencurigai Horcrux mungkin berada di sana . Griphook setuju , dalam pertukaran untuk Pedang Gryffindor . Pembuat tongkat Ollivander memberitahu Harry bahwa dua tongkat yang diambil dari Malfoy Manor milik Bellatrix dan Draco Malfoy , tetapi Malfoy telah berubah kesetiaan kepada Harry .Dalam lemari besi Bellatrix , Harry menemukan Horcrux adalah secangkir Helga Hufflepuff . Dia mengambil itu , tetapi Griphook merenggut pedang Godric Gryffindor dan meninggalkan trio , meninggalkan mereka terpojok oleh keamanan . Tiga melepaskan naga wali dan melarikan diri di punggungnya . Harry melihat visi Voldemort membunuh goblin , termasuk Griphook , dan belajar Voldemort menyadari pencurian . Harry juga menyadari ada Horcrux di Hogwarts entah bagaimana terhubung ke Rowena Ravenclaw . Trio Apparate ke Hogsmeade , Aberforth Dumbledore mana menginstruksikan potret adik almarhum , Ariana , untuk mengambil Neville Longbottom , yang memimpin trio melalui jalan rahasia ke Hogwarts .Snape mendengar kembalinya Harry dan memperingatkan staf dan mahasiswa hukuman untuk membantu Harry . Harry menghadapi Snape , yang melarikan diri setelah Minerva McGonagall menantang dia untuk berduel . McGonagall mengumpulkan komunitas Hogwarts untuk pertempuran . Atas desakan Luna Lovegood , Harry berbicara kepada Helena Ravenclaw hantu , yang mengungkapkan bahwa Voldemort dilakukan " sihir gelap " pada mahkota ibunya , yang di Kamar Kebutuhan . Dalam Kamar Rahasia , Ron mendorong Hermione untuk menghancurkan Horcrux cangkir dengan Basilisk fang . Setelah itu , keduanya akhirnya berbagi ciuman penuh gairah . Dalam Kamar Kebutuhan , Draco , Gregory Goyle dan Blaise Zabini menyerang Harry , tetapi Ron dan Hermione campur tangan . Goyle melemparkan kutukan Fiendfyre dan , tidak bisa mengendalikannya , dibakar sampai mati sementara Harry dan teman-temannya menyimpan Malfoy dan Zabini . Harry menusuk diadem dengan Basilisk fang dan Ron tendangan ke Kamar Kebutuhan , di mana ia hancur . Sebagai kekuatan serangan Voldemort , Harry , melihat ke dalam pikiran Voldemort , menyadari bahwa ular Voldemort Nagini adalah Horcrux terakhir . Setelah memasuki gudang perahu , trio menyaksikan Voldemort memberitahu Snape bahwa Tongkat Elder tidak dapat melayani Voldemort sampai Snape mati , ia kemudian memerintahkan Nagini untuk membunuh Snape . Sebelum mati , Snape memberitahu Harry untuk mengambil kenangan kepada Pensieve . Dalam kekacauan di Hogwarts , Fred , Lupin , dan Tonks telah tewas .Harry belajar dari kenangan Snape bahwa Snape mencintai almarhum ibu Harry , Lily , tetapi membenci ayahnya , James , yang telah mengganggunya . Setelah kematiannya , Snape bekerja diam-diam dengan Dumbledore untuk melindungi Harry dari Voldemort karena perasaannya yang tulus dan mendalam untuk Lily . Harry juga belajar kematian Dumbledore di tangan Snape direncanakan antara mereka , dan bahwa doe Patronus ia melihat di hutan yang membuatnya pedang telah menyihir oleh Snape . Harry menemukan bahwa ia sendiri menjadi Horcrux ketika Voldemort awalnya gagal untuk membunuhnya dan bahwa Harry harus mati untuk menghancurkan bagian dari jiwa Voldemort dalam dirinya . Harry pergi untuk mati di tangan Voldemort di Hutan Terlarang . Harry menarik keluar Snitch Emas yang mengungkapkan Batu Kebangkitan . Harry sebentar berbicara dengan orang yang dicintai berlalu , sebelum menghadapi Voldemort . Voldemort melemparkan Kutukan Membunuh pada Harry , yang menemukan dirinya dalam limbo , di mana semangat Dumbledore bertemu dia dan menjelaskan bahwa bagian dari Voldemort dalam Harry dibunuh oleh kutukan Voldemort sendiri . Karena Voldemort membunuh Horcrux yang hidup di dalam Harry , ia mampu kembali yang kemudian ia memilih untuk melakukan daripada pergi " on . " Harry kembali ke tubuhnya , bertekad untuk mengalahkan Voldemort sekali dan untuk semua .Voldemort mengumumkan kematian jelas Harry kepada semua orang di Hogwarts , dan mengatakan siapa saja yang menentang dia akan dibunuh . Neville berdiri untuk Voldemort membuat pidato dramatis yang menyatakan bahwa Harry akan hidup dalam hati mereka . Harry mengungkapkan ia masih hidup dan berduel dengan Voldemort di seluruh kastil . Pertempuran umum dimulai sebagai Neville menantang menarik Pedang Gryffindor dari Topi Seleksi dan decapitates Nagini , meninggalkan Voldemort fana . Molly Weasley jam tangan putrinya hampir terbunuh oleh Bellatrix selama duel dan kemudian karena dia kuat akan dia harus melindungi anak-anaknya , dia membunuh Bellatrix di Aula Besar . Stand akhir pertarungan Harry dan Voldemort adalah Harry Senjata Charm rebound Voldemort Kutukan Membunuh sendiri dan melenyapkan dia . Setelah pertempuran , Harry menjelaskan kepada Ron dan Hermione bahwa Tongkat Elder telah mengakui dirinya sebagai master sejati karena ia telah melucuti Draco , yang sebelumnya dilucuti pemilik sebelumnya , Dumbledore yang kemudian menjelaskan mengapa tongkat tidak membunuh Harry di terakhirnya pertempuran dengan Voldemort . Harry terkunci Tongkat Elder , menolak kekuatannya .Sembilan belas tahun kemudian , Harry dan Ginny Potter dan Ron dan Hermione Weasley , bersama dengan Draco dan istrinya Astoria Malfoy , dengan bangga menyaksikan anak-anak mereka sendiri berangkat ke Hogwarts dari stasiun King Cross dengan menutup akhir dari tiga pelaku utama tersenyum sebelum musik familiar mencapai klimaksnya dan kredit roll.

Harry Potter and The Deathly Hallows Part 1



HP7part1poster.jpg
 Film ini diawali dengan Voldemort dan para Pelahap Mautnya di rumah Lucius Malfoy, yang merencanakan untuk membunuh Harry Potter sebelum ia dapat bersembunyi kembali. Meminjam tongkat sihir Lucius, Voldemort membunuh tawanannya, Profesor Charity Burbage, guru Telaah Muggle di Hogwarts, atas alasan telah mengajarkan subyek tersebut dan telah menganjurkan agar paradigma kemurnian darah penyihir diakhiri.

Harry telah siap untuk melakukan perjalanannya dan membaca obituari Albus Dumbledore; dan terungkaplah bahwa ayah Dumbledore, Percival, adalah seorang pembenci non-penyihir dan telah membunuh banyak Muggle, dan meninggal di Penjara Azkaban atas kejahatannya Harry kemudian meyakinkan keluarga Dursley bahwa mereka harus segera meninggalkan rumah mereka untuk menghindarkan diri dari para Pelahap Maut. Keluarga Dursley kemudian pergi menyembunyikan diri dengan dikawal sepasang penyihir setelah sebelumnya Dudley melontarkan pengakuan bahwa ia peduli akan Harry.

Bersama-sama dengan anggota Orde Phoenix, Harry kemudian pergi dari rumah Dursley ke The Burrow. Dalam perjalanan itu, Hedwig, burung hantu Harry, terbunuh oleh kutukan pembunuh. George Weasley kehilangan sebelah telinganya dan Mad-Eye Moody dibunuh oleh Voldemort sendiri.

Belakangan, Harry mendapatkan penglihatan mengenai pelariannya; tongkat sihirnya telah bereaksi dengan tongkat sihir pinjaman Voldemort, menghancurkannya, dan ia juga kemudian mendapatkan penglihatan ketika Voldemort menanyai Ollivander si pembuat tongkat sihir, mengenai mengapa hal itu dapat terjadi.

Beberapa hari kemudian, Menteri Sihir tiba di kediaman Weasley dan memberikan warisan Dumbledore untuk mereka: Delumintaor untuk Ron, buku mengenai kisah anak-anak untuk Hermione, dan untuk Harry, pedang Godric Gryffindor dan snitch pertama yang ditangkap Harry. Namun demikian, pedang tersebut ditahan, karena menurut kementerian pedang tersebut bukanlah milik Dumbledore. Ketiganya berusaha mencari tahu apa dibalik ketiga benda yang diberikan kepada mereka itu.

Sehari kemudian adalah hari pernikahan Fleur Delacour dan Bill Weasley. Setelah diberitakan bahwa Voldemort telah berhasil mengambil alih Kementerian Sihir; Harry, Ron, dan Hermione kemudian bersembunyi di Grimmauld Place nomor 12, rumah yang diwariskan Sirius Black kepada Harry.

Ketiganya kemudian menyadari bahwa inisial R.A.B. pada liontin yang didapatkan Dumbledore dan Harry dalam buku keenam adalah Regulus Arcturus Black, adik Sirius. Mereka mulai mencari horcrux yang dicuri Regulus di rumah keluarga Black itu. Dari Kreacher, mereka mengetahui bahwa ia telah membantu Regulus untuk mendampingi Voldemort menempatkan horcrux berbentuk liontin itu di gua. Ketika Regulus merasa kecewa dengan Dumbledore,ia memerintahkan Kreacher untuk kembali ke gua dan menukar liontin dengan yang palsu. Regulus terbunuh dalam proses itu Pada akhirnya, mereka bertiga menyadari bahwa Mundungus Fletcher telah mencuri liontin tersebut dan memberikannya kepada Dolores Umbridge.

Setelah selama satu bulan memata-matai Kementerian Sihir, ketiganya berhasil mengambil Horcrux dari Umbridge. Dalam prosesnya, tempat persembunyian mereka diketahui dan terpaksa melarikan diri ke daerah terpencil, berpindah dari satu tempat ke tempat lain, dan tidak dapat lama tinggal di suatu tempat.

Dalam waktu beberapa bulan berpindah-pindah, mereka mendengar bahwa pedang Godric Gryffindor sebenarnya adalah palsu, dan ada yang melakukan sesuatu terhadap pedang aslinya. Dari Phineas Black, Harry mendapatkan bahwa pedang itu terakhir kali digunakan Dumbledore untuk menghancurkan salah satu Horcrux, Cincin Gaunt. Ron kemudian berselisih paham dengan Harry, dan pergi meninggalkan Harry dan Hermione. Harry dan Hermione kemudian pergi ke Godric's Hollow untuk mencari tahu apakah Dumbledore telah meninggalkan pedang itu di sana.


Di Godric's Hollow, keduanya mengunjungi tempat pemakaman keluarga di mana keluarga Potter dan Dumbledore dikuburkan. Di Godric's Holow, mereka juga menemui Bathilda Bagshot, seorang kawan lama Dumbledore yang mengarang buku Sejarah Sihir. Di rumah Bagshot mereka menemukan gambar penyihir hitam Grindelwald, sanak Bagshot, yang pada masa lalu adalah kawan masa kecil Dumbledore. Namun demikian, ternyata mereka terperangkap, karena "Bagshot" itu merupakan penjelmaan ular Voldemort, Nagini. Mereka berhasil melarikan diri dari Voldemort, tetapi tongkat sihir Harry hancur dalam kejadian itu.

Dalam pelarian mereka, Harry akhirnya menemukan bahwa pedang Godric Gryffindor tersembunyi di sebuah kolam beku di tengah sebuah hutan. Ia menyelam ke dalamnya dan mendapati pedang dan kalung liontin horcrux Voldemort. Kalung itu mencoba mencekik Harry dan hampir menenggelamkannya hingga mati kalau tidak ditolong oleh Ron yang kembali. Keduanya menghancurkan Horcrux dengan pedang itu.

Ketiganya kemudian berbicara kepada Xenophilius Lovegood, ayah Luna Lovegood, dan menanyakan kepada mereka mengenai lambang Grindelwald yang telah berkali-kali muncul selama perjalanan mereka. Di rumah Lovegood, Harry, Ron, dan Hermione mendapatkan kisah penyihir kuno mengenai tiga bersaudara yang mengalahkan kematian, dan masing-masing mendapatkan benda sihir sebagai hasilnya:

    tongkat sihir yang tak terkalahkan (Elder Wand),
    batu sihir yang dapat menghidupkan kembali yang telah mati (Resurrection Stone),
    Jubah Gaib yang tidak lekang oleh waktu.

Harry menyadari bahwa jubah yang dimilikinya adalah Jubah Gaib, dan segera menemukan bahwa Lovegood telah berkhianat dan menyerahkan mereka ke Kementerian. Luna, putrinya, telah ditawan dan Xenophilius berpikir untuk menyerahkan Harry sebagai ganti tawanan. Ketiganya meloloskan diri dan berpikir untuk mengumpulkan ketiga benda sihir Deathly Hallows, untuk mengalahkan Voldemort.

Harry, Ron, dan Hermione kemudian tertangkap dan dibawa ke rumah Malfoy. Di sana, Hermione disiksa dan diinterogasi oleh Bellatrix Lestrange untuk mengetahui bagaimana mereka memperoleh pedang Godric Gryffindor, karena ia berpikir bahwa mereka telah mencurinya dari lemari besinya di Gringotts. Di bawah tanah, Harry dan Ron dipenjarakan bersama-sama dengan Dean Thomas, goblin Griphook, pembuat tongkat sihir Ollivander, dan Luna Lovegood. Harry berusaha mencari pertolongan dan Dobby muncul untuk menyelamatkannya. Dalam usaha meloloskan diri, mereka dihadang Wormtail yang kemudian terbunuh karena tercekik oleh tangan perak Wormtail yang dibuat Voldemort tanpa berhasil ditolong oleh Ron dan Harry. Mereka berdua kemudian menolong Hermione dengan bantuan Dobby, yang tewas dibunuh oleh Bellatrix.



Harry Potter and The Half Blood Prince

Harry Potter and the Half-Blood Prince poster.jpg
Lord Voldemort memperketat cengkeramannya pada kedua sihir dan dunia Muggle dan memilih Draco Malfoy untuk melaksanakan misi rahasia . Severus Snape membuat Unbreakable Vow dengan ibu Draco , Narcissa , untuk melindungi Draco dan memenuhi tugas jika ia gagal .Harry 16 tahun menyertai Albus Dumbledore untuk mengunjungi mantan profesor Ramuan Horace Slughorn , yang telah bersembunyi . Slughorn setuju untuk kembali mengajar di Hogwarts . Dumbledore kemudian membawa Harry ke The Burrow , dimana Harry reuni dengan teman-teman terbaik Ron Weasley dan Hermione Granger . Harry percaya Voldemort telah membuat Draco Pelahap Maut , tapi Ron dan Hermione skeptis . Di Hogwarts , Harry dan Ron harus meminjam buku teks yang dibutuhkan untuk Ramuan kelas Slughorn karena mereka tidak memiliki mereka sendiri belum. Copy Harry yang tertulis pada oleh " Half - Blood Prince " . Pemilik ini telah dijelaskan buku dengan petunjuk tambahan , mantra dan rekomendasi yang memungkinkan Harry untuk unggul dalam kelas . Ron menjadi Penjaga tim Gryffindor Quidditch dan membentuk hubungan romantis dengan Lavender Brown , meninggalkan Hermione sedih . Harry menghibur Hermione , mengungkapkan bahwa ia sekarang memiliki perasaan untuk adik Ron , Ginny Weasley .Harry menghabiskan liburan Natal dengan keluarga Weasley . Pada malam Natal , Bellatrix Lestrange dan Fenrir Greyback membakar Burrow . Kembali di sekolah , Ron hampir dibunuh oleh mead beracun , minuman awalnya ditujukan untuk Dumbledore . Sementara pulih , Ron bergumam nama Hermione , menyebabkan nya break- up dengan Lavender . Harry menghadapi Draco dan sangat melukai dia dengan kutukan Sectumsempra diambil dari buku teks Half- Blood Prince . Snape masuk dan cepat menyembuhkan luka Draco . Khawatir buku dapat diisi dengan lebih Sihir Hitam , Ginny dan Harry menyembunyikannya di Kamar Kebutuhan dan berbagi ciuman pertama mereka .Dumbledore menunjukkan Harry kenangan muda Tom Riddle dan mengungkapkan bahwa Slughorn mempertahankan memori penting untuk mengalahkan Voldemort . Harry berhasil mengambil memori , dan belajar bahwa Voldemort menginginkan informasi untuk menciptakan tujuh Horcruxes . Dua dari Voldemort Horcrux telah dihancurkan : Tom Riddle buku harian dan cincin Marvolo Gaunt . Setelah menemukan kemungkinan lokasi Horcrux lain , Harry dan Dumbledore perjalanan ke gua pantai di mana Harry dipaksa untuk membuat Dumbledore minum ramuan menyakitkan yang menyembunyikan Horcrux , liontin . A melemah Dumbledore membela mereka dari Inferi dan Apparate kembali ke Hogwarts , di mana Bellatrix , Greyback dan Pelahap Maut lainnya telah memasuki dengan bantuan Draco melalui Vanishing Cabinet .Dumbledore memerintahkan Harry untuk menyembunyikan sebagai Draco tiba , mengungkapkan bahwa ia telah dipilih oleh Voldemort untuk membunuh Dumbledore . Namun, ia tidak dapat membawa dirinya untuk melakukannya , dan Snape melemparkan kutukan Avada Kedavra sebaliknya , membunuh Dumbledore . Harry mencoba untuk mengutuk Snape tetapi Snape mengalahkan dia dan mengungkapkan bahwa ia adalah Half - Blood Prince . Harry kembali ke sekolah untuk menemukan staf dan mahasiswa berkabung Dumbledore . Harry kemudian mengungkapkan kepada Ron dan Hermione bahwa Horcrux liontin itu palsu . Liontin itu berisi pesan dari " RAB " , menyatakan bahwa ia telah mencuri Horcrux nyata dengan maksud menghancurkan itu . Daripada kembali untuk tahun terakhir mereka di Hogwarts , Harry , Ron dan Hermione bersumpah untuk mencari dan menghancurkan Horcrux yang tersisa .

Harry Potter and the Order of the Phoenix

OOTP Domestic Poster.jpg
Tidak banyak penyihir yang percaya (atau mau percaya) bahwa Voldermort telah kembali, termasuk Kementerian Sihir. Harry dan Dumbledore dianggap menyebar kabar bohong dan dianggap terganggu jiwanya. Meskipun demikian, masih banyak orang yang percaya pada Dumbledore, dan mereka inilah yang tergabung dalam Orde Phoenix. Namun karena situasi belum memungkinkan, mereka bergerak secara diam-diam untuk menghindari kecurigaan dari Kementerian. Mereka menggunakan kediaman Sirius, Grimmauld Place nomor 12 sebagai Markas Besar, sehingga Sirius tidak lagi dalam pelarian (tapi tetap bersembunyi karena pihak kementrian masih mencarinya).

Sementara itu, Harry yang diawasi siang-malam (tanpa sepengetahuannya) oleh anggota Orde, semakin sering mengalami sakit pada bekas lukanya. Emosinya sering tak terkendali. Pada suatu malam ia dikejutkan dengan hadirnya dementor di Privet Drive, yang hendak menyerang dirinya dan Dudley. Untunglah ia berhasil menghasilkan patronus untuk melawan mereka. Namun akibat dari hal ini, dia nyaris diusir oleh pamannya (karena dikira menyerang Dudley), menghadapi persidangan di Kementerian Sihir dan terancam dikeluarkan dari Hogwarts.

Di persidangan tak seorangpun percaya bahwa ada Dementor berkeliaran di daerah Muggle. Tapi ketika Dumbledore mengatakan bahwa Kementerian tidak punya hak untuk mencampuri urusan sekolah, termasuk dalam hal ini mengeluarkan seorang murid, Harry pun bebas dari segala tuduhan.

Namun mimpi buruk Harry masih berlanjut. Untuk pertama kalinya dalam 5 tahun, Harry diajar oleh seorang guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam yang berasal dari Kementerian Sihir, Dolores Umbridge. Harry berulang kali mendapat detensi karena mengatakan bahwa Voldermort telah kembali. Harry dan seluruh murid kelas 5 akan menjalani ujian OWL, dimana mereka sudah harus berpikir pelajaran apa saja yang akan (dan mau) menerima mereka di kelas 6, serta tentang karier apa yang mereka minati selepas sekolah. Di tengah tekanan Umbridge dan segala dekritnya, Harry, atas dukungan penuh dari Ron dan Hermione, memimpin sekelompok anak untuk mempraktekkan pertahanan terhadap ilmu hitam dalam sebuah kelompok yang mereka namai Laskar Dumbledore (LD). LD beranggotakan cukup banyak anak, selain Ron, Hermione, Ginny, Neville Longbottom, Luna Lovegood, Fred & George, Cho Chang, dan beberapa anak dari asrama lain yang kelihatannya lebih ingin tahu apakah benar pikiran Harry terganggu seperti yang diberitakan koran-koran, atau ingin tahu cerita yang sebenarnya tentang kematian Cedric dan kembalinya Voldermort.

Penglihatan yang dialami Harry akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa dia dan Voldermort, entah bagaimana, saling terhubung. Harry merasakan amarah dan kesenangan Voldermort. Suatu saat hal ini menguntungkan, karena menyelamatkan Arthur Weasley dari maut. Tapi Dumbledore kemudian menugaskan Snape untuk mengajari Occlumency, untuk menutup pikirannya dari Voldermort. Harry dan Snape yang sama-sama tidak senang dengan hal ini, tetap melakukannya, sampai suatu saat Harry memasuki Pensieve Snape dan mendapati alasan mengapa ia begitu membenci ayahnya dan Sirius. Snape sangat sangat marah ketika memergoki Harry dan menolak untuk mengajarinya sejak saat itu.

Hagrid yang baru saja kembali setelah sekian lama pergi, ternyata membawa serta Grawp, adiknya yang raksasa asli. Ia dan Madame Maxime sebenarnya ditugasi Dumbledore untuk mendekati para raksasa agar tidak bergabung dengan Voldermort. Tapi tidak berhasil, karena ternyata para Pelahap Maut telah mendekati mereka terlebih dahulu. Ketika pulang, Hagrid membawa Grawp (karena ibu mereka telah meninggal) yang bertubuh mungil (untuk ukuran raksasa).

Klimaks dari seri ke-5 ini adalah pertempuran di Kementerian Sihir. Harry dipancing untuk pergi ke Kementerian Sihir, di mana ternyata di sana sudah menunggu para Pelahap Maut. Mereka menjebak Harry untuk mengambil Ramalan di Departemen Misteri. Ramalan tentang dirinya dan Voldermort. Harry, Ron, Hermione, Luna dan Neville berusaha menyelamatkan diri dari serangan para Pelahap Maut, ketika sejumlah anggota Orde Phoenix datang membantu. Terjadilah pertempuran sengit, dimana akhirnya Sirius terbunuh.

Di akhir cerita Dumbledore memberitahu Harry tentang Ramalan tersebut, yang ternyata dibuat oleh Profesor Trelawney, bahwa untuk bertahan hidup, ia dan Voldermort harus saling membunuh, karena yang satu tidak bisa bertahan bila yang satu tetap hidup.

Harry Potter and The Goblet Of Fire

Harry Potter and the Goblet of Fire Poster.jpg
Mimpi Harry Potter 14 tahun dari Frank Bryce , yang tewas setelah sengaja mendengar Lord Voldemort mendiskusikan rencana dengan Peter " Wormtail " Pettigrew dan Barty Crouch Jr Pada Piala Dunia Quidditch , Pelahap Maut meneror para penonton , dan Crouch Jr panggilan yang Tanda Kegelapan . Di Hogwarts , Albus Dumbledore memperkenalkan mantan Auror Alastor " Mad - Eye " Moody sebagai Pertahanan baru Terhadap Ilmu Hitam guru . Ia juga mengumumkan bahwa sekolah akan menjadi tuan rumah Turnamen Triwizard . Para juara dipilih oleh Piala Api : Cedric Diggory dari Hufflepuff dipilih untuk mewakili Hogwarts , Viktor Krum akan mewakili Durmstrang Institute , dan Fleur Delacour akan mewakili Beauxbatons Academy of Magic . Piala tiba-tiba memilih juara keempat : Harry . Dumbledore tidak dapat menarik Harry di bawah umur keluar dari turnamen , sebagai juara terikat oleh kontrak magis , dan karena itu, Harry dipaksa untuk bersaing .
Untuk tugas pertama turnamen , juara masing-masing harus mengambil telur emas yang dijaga oleh seekor naga . Harry memanggil sapunya untuk mengambil telur , yang berisi informasi tentang tantangan kedua. Pesta dansa berlangsung , di mana naksir Harry Cho Chang menghadiri dengan Cedric , dan Hermione Granger menghadiri dengan Viktor , yang membuat Ron Weasley cemburu . Selama tugas kedua , Harry berada di urutan kedua , di belakang Cedric . Setelah itu , pejabat Departemen Barty Crouch , Sr ditemukan tewas oleh Harry . Dalam tugas ketiga dan terakhir , pesaing ditempatkan di dalam sebuah labirin dan harus mencapai Piala Triwizard . Viktor , di bawah kutukan Imperius , melumpuhkan Fleur . Setelah Harry dan Cedric menyimpan satu sama lain , keduanya mengklaim imbang dan ambil cangkir bersama-sama , yang ternyata menjadi Portkey dan mengangkut dua sampai kuburan , di mana Wormtail dan Voldemort sedang menunggu . Wormtail membunuh Cedric dengan mantra dan melakukan ritual yang meremajakan Voldemort , yang kemudian memanggil para Pelahap Maut . Seperti Harry pertempuran Voldemort , pasukan tongkatnya Voldemort untuk mencurahkan roh-roh orang-orang Voldemort yang paling baru-baru ini dibunuh , termasuk orang tua Harry dan Cedric . Harry sebentar dilindungi oleh roh-roh dan lolos dengan tubuh Cedric .
Setelah kembali, Harry memberitahu Dumbledore bahwa Voldemort telah kembali dan bertanggung jawab atas kematian Cedric . Mad - Eye membawa Harry kembali ke rumahnya dan mengunci pintu dan mengungkapkan dialah yang memasukkan nama Harry dalam Piala , mengutuk Viktor dan bertanggung jawab atas semua hal yang tidak beres dan mencoba untuk menyerang Harry . Dumbledore , Snape , dan McGonagle tiba dan menghentikan dia dan memaksa dia untuk minum ramuan pengungkapan kebenaran . Ini juga mengungkapkan bahwa ia tidak " Mad - Eye " Moody , yang asli dipenjara di batang magis . The palsu Mad - Eye Ramuan Polijus habis dan ia dinyatakan sebagai Barty Crouch Jr , bekerja untuk Voldemort .
Segera setelah itu , Hogwarts , Durmstrang dan Beauxbatons berkumpul untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Cedric .

Harry Potter and The Prisoner Of Azkaban

Harry Potter and the Prisoner of Azkaban poster.png
13 tahun Harry Potter telah menghabiskan musim panas sengsara lagi di Privet Drive . Ketika kakak Paman Vernon , Marge , menghina orang tua Harry , ia kehilangan emosinya dan secara tidak sengaja menyebabkan dia mengembang dan terbang jauh. Harry melarikan diri dengan barang-barang nya , muak dengan hidupnya dengan keluarga Dursley . Bus Ksatria memberikan Harry ke Leaky Cauldron , di mana Harry melepaskan hook oleh Menteri Sihir Cornelius Fudge untuk penggunaan sihir di luar Hogwarts . Setelah bersatu kembali dengan Ron dan Hermione , Harry mengetahui bahwa Sirius Black, seorang pendukung dihukum karena Voldemort , telah lolos dari penjara Azkaban , berniat untuk membunuh Harry .Trio kembali ke Hogwarts di Hogwarts Express . Dementor naik kereta selama perjalanan , mencari Sirius , dan memasuki kompartemen trio , mendorong Harry pingsan. New Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam profesor Remus Lupin repels Dementor dengan Mantra Patronus . Di Hogwarts , Albus Dumbledore mengumumkan bahwa Dementor akan menjaga sekolah sementara Sirius adalah luas . Hagrid mengumumkan Care baru Magical Creatures guru . Kelas pertama Hagrid berjalan serba salah ketika Draco Malfoy sengaja memprovokasi Hippogriff , Buckbeak , yang menyerang dia ( meskipun itu baik kepada Harry ) . Ayah Draco Lucius Malfoy telah Buckbeak dijatuhi hukuman mati .Sirius dikabarkan telah memasuki kastil tapi tidak ditemukan . Selama pertandingan Quidditch badai , Dementor mengalahkan Harry , menyebabkan dia jatuh dari sapunya , yang kemudian dihancurkan oleh Dedalu Perkasa . Lupin diam-diam mengajarkan Harry membela diri melawan Dementor , menggunakan pesona Patronus . Di Hogsmeade , Harry terkejut mengetahui bahwa Sirius adalah walinya dan sahabat orang tuanya . Sirius dituduh mengkhianati lokasi persembunyian Potters ' ke Voldemort dan membunuh teman mereka Peter Pettigrew .Trio mengunjungi Hagrid untuk menghiburnya atas eksekusi Buckbeak akan datang . Ketika Scabbers tikus peliharaan Ron lolos , anjing besar muncul dan menyeret kedua Ron dan Scabbers ke dalam lubang di dasar Dedalu Perkasa , yang sebenarnya merupakan lorong bawah tanah ke Shrieking Shack . Trio menemukan bahwa anjing sebenarnya Sirius , yang merupakan Animagus . Lupin tiba dan memeluk Sirius sebagai seorang teman lama dan membantunya ke dalam benteng . Lupin mengakui menjadi manusia serigala , dan menjelaskan bahwa Sirius tidak bersalah . Scabbers sebenarnya Pettigrew , Animagus yang melakukan kejahatan yang Sirius dihukum , banyak untuk mengejutkan Ron . Setelah ia dipaksa kembali menjadi manusia , Lupin dan Sirius mempersiapkan untuk membunuh Pettigrew , tapi Harry mengintervensi , Pettigrew adalah bukan untuk diserahkan kepada para Dementor .Bulan purnama meningkat; Lupin berubah menjadi manusia serigala , ia dan Sirius berjuang dalam bentuk binatang , dan Pettigrew lolos dalam bentuk tikus nya . Sirius dan Harry diserang oleh Dementor . Harry melihat sosok menyelamatkan mereka dengan casting Patronus rusa kuat . Ia yakin sosok misterius adalah ayahnya yang telah meninggal , dan melewati keluar , kebangkitan untuk menemukan bahwa Sirius telah ditangkap dan dijatuhi hukuman ciuman Dementor . Bertindak atas saran Dumbledore , Harry dan Hermione perjalanan kembali dalam waktu , menonton sendiri mengulangi kejadian malam itu . Mereka menyelamatkan Buckbeak dan menyaksikan Dementor mengalahkan Sirius dan Harry . Kehadiran Harry menyadari bahwa ia sendiri adalah satu untuk melemparkan Patronus , bukan ayahnya , dan bergegas untuk melakukannya . Harry dan Hermione kemudian menyelamatkan Sirius , yang lolos pada Buckbeak . Lupin mengundurkan diri , sebagai orang tua akan keberatan manusia serigala mengajar anak-anak mereka . Sirius mengirim Harry sapu Firebolt , dan Harry senang hati membawanya untuk naik .

Harry Potter and the Chamber of Secrets

Harry Potter and the Chamber of Secrets movie.jpg
Harry Potter disuruh mempersiapkan rumah untuk kunjungan dari klien potensial Vernon Dursley. Namun, setelah selesai, paman Dursley menyuruh Harry ke kamarnya. Di kamar, Harry bertemu Dobby si peri rumah, ia memperingatkan Harry untuk tidak kembali ke Hogwarts. Ketika Harry menolak, Dobby menyebabkan kekacauan di rumah dan membuat Harry merusak pertemuan Vernon. Vernon mengunci Harry di kamarnya untuk mencegah kembali ke Hogwarts. Tetapi, Ron, Fred, dan George Weasley tiba dengan mobil terbang mereka untuk menyelamatkan Harry dari cengkeraman Paman Vernon, yang sedang berusaha untuk menarik Harry kembali ke kamarnya. Harry kemudian dibawa ke The Burrow, rumah keluarga Weasley.

Di The Burrow, Harry bertemu adik Ron, Ginny, yang akan mulai sekolah di Hogwarts dan ternyata Harry menyukainya. Harry juga bertemu ayah Ron, Arthur Weasley. Harry dan keluarga Weasley pergi ke Diagon Alley menggunakan bubuk Floo. Ketika belanja, Harry bertemu Gilderoy Lockhart, seorang penyihir yang terkenal dan penulis, dan juga bertemu Draco Malfoy dan ayahnya, Lucius, yang memuji Voldemort dan mencemooh Harry, Hermione dan keluarga Weasley.

Di Stasiun King’s Cross, seluruh keluarga Weasley bisa memasuki Platform 9 3/4 tanpa kesulitan. Namun, Harry dan Ron menemukan bahwa penghalang magis diblokir. Akibatnya, mereka ketinggalan Hogwarts Express. Kemudian, Harry dan Ron menaiki mobil terbang dan mencapai Hogwarts, tetapi mereka mendarat di pohon Dedalu Perkasa. Tongkat Ron rusak dan mobil meng-"gila", mendorong mereka dan mengemudi sendiri ke dalam Hutan Terlarang. Ketika Harry dan Ron masuk Hogwarts mereka dilihat oleh Profesor Snape, yang memarahi mereka karena menaiki mobil terbang ke Hogwarts dan hampir mengeluarkan mereka dari sekolah. Profesr McGonagall dan Profesor Dumbledre tiba, dan Profesor McGonagall membela mereka dan memberitahu mereka bahwa mereka hanya akan menerima penahanan saja.

Tak lama setelah awal semester, Harry mulai mendengar suara “dingin” datang dari dalam dinding sekolah. Dimulai saat ia menjalani hukuman dengan Lockhart. Harry, Ron, dan Hermione menemukan tulisan "Kamar Rahasia telah dibuka, Musuh Pewaris, berhati-hatilah". Ditulis dengan darah di dinding dan mereka menemukan bahwa kucing Argus Filch telah membatu. Filch lalu menyalahkan Harry dan mencoba menyerangnya tapi dihentikan oleh Dumbledore dan McGonagall.

Legenda mengatakan bahwa Kamar Rahasia hanya bisa dibuka oleh pewaris Slytherin, dikatakan menjadi rumah dari makhluk yang hanya akan mematuhi pPewaris. Harry mencurigai Pewaris itu adalah Malfoy. Gilderoy Lockhart, guru Pertahanan terhadap Ilmu Hitam, menawarkan sebuah klub duel. Pada pertemuan tersebut Draco memunculkan ular, dan ternyata Harry bisa bicara dengan ular itu. Hermione menjelaskan bahwa Harry adalah seorang Parselmouth seperti Salazar Slytherin, sebuah kesamaan yang menyebabkan isi sekolah percaya Harry adalah sang pewaris.

Hermione lalu membuat Ramuan Polijus untuk menyamarkan diri mereka bertiga sebagai teman Malfoy. Harry dan Ron berhasil menyamar sebagai Crabbe dan Goyle, namun Hermione malah berubah menjadi kucing. Harry dan Ron kemudian menginterogasi Malfoy, tapi akhirnya mereka mengetahui bahwa ia bukanlah pewaris.

Dalam kamar mandi, Harry menemukan sebuah buku harian dengan tertulis di dalamnya milik seseorang bernama Tom Marvolo Riddle. Melalui buku itu, Harry terpesona melihat peristiwa yang terjadi lima puluh tahun yang lalu ketika Tom adalah seorang siswa Hogwarts. Kenangan-kenangan itu memberatkan Hagrid sebagai sang pewaris.

Selama tahun ajaran, Colin Creevey, Justin Finch-Fletchley, Hermione dan bahkan hantu Gryffindor Sir Nicholas ditemukan membatu, dan buku harian Tom Riddle menghilang. Harry dan Ron memutuskan untuk mengunjungi Hagrid, tapi sebelum Hagrid bisa menjawab identitas sebenarnya yang membuka Kamar Rahasia, Menteri Sihir Cornelius Fudge dan Lucius Malfoy tiba. Sementara Ron dan Harry bersembunyi di dalam Jubah Gaib, mereka memberitahu Hagrid bahwa mereka menangguhkan Dumbledore sebagai kepala sekolah dan menangkap Hagrid karena dianggap telah membuka Kamar Rahasia. Sebelum Hagrid dibawa ke penjara Azkaban, ia memberitahu Ron dan Harry untuk mengikuti laba-laba ke dalam Hutan Terlarang untuk mencari tahu kebenarannya.

Mereka pun melakukannya dan bertemu Aragog, laba-laba raksasa yang dituduh telah menewaskan siswa lima puluh tahun lalu. Aragog mengungkapkan bahwa dia bukan rakasa yang membunuh siswa dan Hagrid juga tidak bersalah. Anak-anak Aragog menyerang Harry dan Ron, tapi mobil terbang datang menyelamatkan mereka.

Harry dan Ron menemukan selembar kertas di tangan Hermione bahwa raksasa itu adalah basilisk. Mereka juga mendengar para guru mengatakan bahwa Ginny telah dibawa ke Kamar Rahasia. Lockhart dikirim untuk menemukan Kamar itu dan menyelamatkan Ginny, namun ia mencoba untuk melarikan diri sampai Harry dan Ron menangkapnya. Ternyata masa lalu Lockhart adalah palsu, ia menggunakan mantra penghapus-memori para penyihir, lalu mengambil prestasi mereka untuk dirinya.

Ketiganya menemukan jalan masuk ke Kamar Rahasia di kamar mandi Moaning Myrtile, gadis yang meninggal pertama kalinya saat Kamar dibuka. Kemudian mereka masuk dan menemukan kulit ular raksasa. Setelah Lockhart pura-pura pingsan, ia mencoba untuk menghentikan Harry dan Ron dengan menggunakan mantra penghapus-memori. Tapi karena ia memakai tongkat Ron yang rusak, akhirnya mantranya menjadi bumerang dan menyerangnya sendiri. Lockhart kehilangan memori dan membuat gua runtuh, memisahkan Harry dan Ron. Harry lalu menemukan Ginny. Lalu Tom Riddle muncul, menjelaskan bahwa ia adalah memori yang diawetkan dalam buku harian, dan juga Ginny Weasley yang membuka Kamar Rahasia karena terhipnotis olehnya, yang mengirim basilisk untuk menyerang, dan bahwa Ginny juga yang menulis pesan di dinding. Harry menyadari bahwa Riddle adalah pewaris Slytherin dan ia adalah Lord Voldemort dalam bentuk remaja. Riddle kemudian mengeluarkan dan menyuruh Basilisk untuk membunuh Harry. Saat Harry terdesak, burung phoenix Dumbledore, Fawkes datang dan menyerang mata Basilisk. Fawkes lalu memberikan Harry Topi Seleksi, dimana Harry menarik pedang Godric Gryffindor. Ketika Basilisk membuka mulutnya, Harry langsung menusuk langit-langit mulutnya menembus kepalanya, namun tangan Harry tertancap taring beracun Basilisk.

Harry menghancurkan Riddle dengan cara menusuk buku harian dengan taring beracun Basilisk. Ginny kemudian kembali sadar dan menemukan Harry sekarat Tetapi Fawkes menyembuhkan luka Harry dengan air matanya. Fawkes membawa Harry, Ginny dan Ron keluar dari Kamar Rahasia.

Dumbledore melanjutkan jabatannya sebagai kepala sekolah dan mengirim surat untuk melepaskan Hagrid dari Azkaban. Dumbledore meredakan kekhawatiran Harry tentang kelayakannya menjadi seorang Gryffindor dengan mengatakan bahwa hanya yang benar-benar seorang Gryffindorlah yang bisa memanggil pedang Godric itu.

Akhirnya Harry tahu bahwa Lucius yang memberikan buku harian untuk Ginny dan Dobby adalah peri rumah keluarga Malfoy. Lalu Harry membuat Lucius memberikan kaos kaki kepada Dobby yang membuat Dobby akhirnya bebas dari keluarga. Pada pesta akhir tahun, semua korban membatu Basilisk kembali ke keadaan semula, dan Hagrid menerima sambutan luar biasa saat ia kembali ke Hogwarts.

Harry Potter and the Sorcerer's Stone

200px-HarryPotterAndThePhilosophersStoneMoviePoster.jpg
Harry Potter adalah seorang anak yang tampaknya biasa, hidup dengan keluarga yang berhubungan darah dengan-nya, keluarga Dursley di Surrey. Pada ulang tahunnya yang kesebelas, Harry mengetahui dari seorang asing misterius, Rubeus Hagrid, bahwa ia sebenarnya seorang penyihir, terkenal di Dunia sihir karena dapat bertahan dari serangan Lord Voldemort yang jahat ketika Harry masih bayi. Voldemort membunuh orangtua Harry, tetapi serangan kepada Harry gagal dilakukan, kejadian tersebut menyisakan bekas luka petir di dahi Harry dan membuat Voldemort tewas. Hagrid mengungkapkan kepada Harry bahwa ia telah diundang untuk bersekolah di Hogwarts, sebuah Sekolah Sihir. Setelah membeli perlengkapan sekolahnya di Diagon Alley, harry berangkat dengan menggunakan kereta ke Hogwarts melalui Platform 9 ¾ yang tersembunyi di Cross Station king.

Di kereta, Harry bertemu dengan Ronald Weasley, anak dari keluarga penyihir tapi bukan penyihir darah-murni(bukan 100% orang tua penyihir), dan Hermione Granger, seorang penyihir yang lahir dari orang tua Muggle (bukan penyihir). Begitu mereka tiba di sekolah, Harry dan semua siswa tahun pertama yang lain dibagi ke dalam empat kelompok asrama yang berbeda: Gryffindor, Hufflepuff, Ravenclaw, dan Slytherin. Slytherin terkenal karena menjadi kelompok sihir hitam dan penyihir jahat, Harry berhasil meyakinkan Topi Seleksi yang ajaib untuk tidak menempatkannya di Slytherin. Dia ditempatkan di Gryffindor, bersama dengan Ron dan Hermione.

Di Hogwarts, Harry mulai belajar sihir dan juga menemukan lebih banyak tentang masa lalunya dan orang tuanya. Harry diikutkan dalam tim Gryffindor dalam perlombaan Quidditch (perlombaan dengan menggunakan sapu terbang) dan menjadi seorang Seeker. Ia juga akhirnya mengetahui bahwa ayahnya adalah seorang Seeker.

Suatu malam, Harry, Ron, dan Hermione menemukan anjing berkepala tiga raksasa di Koridor Terlarang di lantai tiga sekolah. Mereka berhasil melarikan diri dari Troll raksasa dan setelah Harry hampir terlempar dari sapunya karena sihir kuat dari seseorang dalam salah satu pertandingan Quidditch, Mereka menganggap bahwa seseorang sedang mencoba untuk melewati anjing tersebut. Harry menemukan Cermin Tarsah yang dapat menunjukkan keinginan hati seseorang. Kepala sekolah Albus Dumbledore memindahkan cermin itu dan menyarankan Harry untuk tidak mencarinya lagi. Dengan menggunakan informasi dari Hagrid yang mengucapkannya tanpa sengaja, Hermione menemukan bahwa anjing itu menjaga Batu Bertuah, sebuah batu yang dapat digunakan untuk memberikan hidup abadi kepada pemiliknya. Harry menyimpulkan bahwa guru ramuannya, Severus Snape, mencoba untuk mendapatkan batu tersebut. Harry tertangkap ketika ia keluar dari asrama pada malam hari dan ia ditahan. Ketika membantu Hagrid di hutan gelap, ia melihat sosok berkerudung meminum darah unicorn untuk penyembuhan. Harry menyimpulkan bahwa sosok berkerudung itu adalah Voldemort dan ia juga menyimpulkan bahwa Snape sedang mencoba untuk mendapatkan batu bertuah tersebut untuk mengembalikan Voldemort dengan kekuatan penuh.

Setelah mendengar dari Hagrid bahwa anjing akan tertidur jika dimainkan musik dan ketika ia kelepasan berbicara tentang hal tersebut kepada seorang pria di bar lokal pada suatu malam, Harry, Ron, dan Hermione mengambi kesimpulan bahwa Snape adalah orang di bar itu dan berusaha untuk memperingatkan Dumbledore. Setelah mengetahui Snape pergi untuk urusan bisnis mereka menyimpulkan bahwa ia akan mencoba untuk mencuri batu malam itu dan memutuskan untuk menemukan batu itu sebelum Snape menemukannya lebih dulu.

Mereka menghadapi serangkaian hambatan seperti: selamat dari tanaman mematikan, terbang untuk menemukan kuci terbang itu dengan sengit, dan memenangkan pertandingan catur yang mempunyai biji catur sebesar manusia. Trio itu menggunakan keahlian mereka untuk mengatasi berbagai rintangan. Hermione menggunakan pengetahuannya tentang mantra untuk melewati tanaman tersebut, Harry menggunakan keterampilan sebagai Seeker untuk mendapatkan kunci terbang itu, dan Ron menggunakan keterampilannya bermain catur untuk memenangkan pertandingan catur. Namun, Ron hampir terbunuh dalam pertandingan tersebut dan Hermione bersama Ron tinggal di tempat pertandingan sedangkan Harry berjalan ke ruang selanjutnya.

Di ruang terakhir, Harry menemukan bahwa tenyata bukan Snape yang menginginkan batu tersebut, tetapi guru Pertahanan terhadap Ilmu Hitam, Profesor Quirrell. Quirrell mengungkapkan bahwa ia yang membebaskan troll itu dan mencoba membunuh Harry dalam pertandingan Quidditch. Dia juga mengungkapkan bahwa Snapelah yang telah melindungi Harry dan mencoba menghentikan Quirrell sepanjang tahun. Karena sesuatu hal yang dilakukan oleh Dumbledore, Harry menemukan batu itu di sakunya setelah melihat dirinya di dekat Cermin Tarsah . Ketika Quirrell mencoba untuk menangkap Harry untuk mendapatkan jawaban dari Harry tentang apa yang dilihatnya pada cermin itu, Quirrell membuka sorbannya dan terlihat bahwa Voldemort tinggal di bagian belakang kepalanya. Harry mencoba untuk melarikan diri tetapi Quirrell mengeluarkan api dengan cara menjentikkan jari-jarinya untuk menjebak dia. Voldemort mencoba untuk meyakinkan Harry untuk memberinya batu tersebut dengan menjanjikan untuk menghidupkan orangtuanya kembali dari kematian, tapi Harry menolak. Quirrell mencoba untuk membunuhnya tetapi sentuhan Harry mencegah Quirrell untuk menyakiti Harry dan menyebabkan tangannya menjadi debu. Quirrell kemudian mencoba untuk mengambil batu itu tetapi Harry memegang wajahnya, sehingga Quirrell berubah menjadi debu dan mati. Ketika Harry mencoba untuk berdiri, roh Voldemort melewati Harry dan menjatuhkannya hingga Harry menjadi pingsan sebelum menghilang.

Harry menemukan dirinya di rumah sakit sekolah dengan Profesor Dumbledore di sisinya. Dumbledore menjelaskan bahwa batu tersebut telah dimusnahkan, dan juga memberitahukan bahwa Hermione dan Ron baik-baik saja. Quirrell terbakar ketika menyentuh Harry karena, ketika ibu Harry meninggal ketika menyelamatkannya, kematiannya memberi Harry sebuah kekuatan, yaitu kekuatan cinta untuk melindungi Harry dari Voldemort. Pada pesta akhir tahun, Dumbledore memberikan poin asrama pada menit-menit terakhir kepada Harry, Ron, Hermione, dan Neville karena keberanian dan kecerdasan mereka, sehingga Gryffindor memenangkan Piala Asrama. Sebelum Harry dan seluruh siswa berangkat meninggalkan Hogwarts untuk liburan musim panas, Harry menyadari bahwa ketika setiap siswa lainnya pulang, Hogwarts adalah rumahnya yang sesungguhnya.

Umar bin Khattab


Umar dilahirkan di kota Mekkah dari suku Bani Adi, salah satu rumpun suku Quraisy, suku terbesar di kota Mekkah saat itu. Ayahnya bernama Khattab bin Nufail Al Shimh Al Quraisyi dan ibunya Hantamah binti Hasyim, dari marga Bani Makhzum.[1] Umar memiliki julukan yang diberikan oleh Nabi Muhammad S.A.W. yaitu Al-Faruk yang berarti orang yang bisa memisahkan antara kebenaran dan kebatilan.

Keluarga Umar tergolong dalam keluarga kelas menengah, ia bisa membaca dan menulis, yang pada masa itu merupakan sesuatu yang langka. Umar juga dikenal karena fisiknya yang kuat dimana ia menjadi juara gulat di Mekkah.

Sebelum memeluk Islam, Umar adalah orang yang sangat disegani dan dihormati oleh penduduk Mekkah, sebagaimana tradisi yang dijalankan oleh kaum jahiliyah Mekkah saat itu, Umar juga mengubur putrinya hidup-hidup sebagai bagian dari pelaksanaan adat Mekkah yang masih barbar. Setelah memeluk Islam di bawah Nabi Muhammad S.A.W., Umar dikabarkan menyesali perbuatannya dan menyadari kebodohannya saat itu sebagaimana diriwayatkan dalam satu hadits "Aku menangis ketika menggali kubur untuk putriku. Dia maju dan kemudian menyisir janggutku".

Umar juga dikenal sebagai seorang peminum berat, beberapa catatan mengatakan bahwa pada masa pra-Islam, Umar suka meminum anggur. Setelah menjadi seorang Muslim, ia tidak menyentuh alkohol sama sekali, meskipun belum diturunkan larangan meminum khamar (yang memabukkan) secara tegas.

Asia dan Manca (201) Film 2014 (142) Indonesia (138) Film 2015 (100) Film 2013 (86) Anime (85) Bollywood (79) Di Bro Paiton (65) Episode (54) Film Korea (22) Film Spesial (12) Komedi (4) Film CAM (1)
 

BOCA Net Cafe © 2011 Design by Blogger | Sponsored by Terdorong - Ganool - Wikipedia